TERIMAKASIH DOSEN DAN TEMAN2KU

Terimakasih kepada dosen beserta teman – temanku sekalian atas kerjasama kalian. Mungkin tanpa itu aku tidak akan menjadi apa2.

Aku mungkin bukan mahasiswa yang pintar dan aku jg bukan mahasiswa yang bodoh. Aku hanya menambah pengalamanku selama belajar di STKIP. Nggak ada orang SUKSES tanpa KEGAGALAN, tidak ada KEBERHASILAN tanpa PERJUANGAN. Pintar atau kurang pintar bukan menjadi permasalah. Dalam dunia kerja yang dibutuhkan hanya kecerdasan kita. Harus pintar2 memanfaatkan peluang yang ada. Seperti pepatah bilang “tak ada rotan akar pun jadi”.

Pesanku untuk teman2ku. Berusahalah, berjuanglah dengan apa yang kalian suka, berjalanlah sesuka hati kalian. Turuti kata hatimu. Jangan takut bergerak. Jangan takut salah. Jangan takut rugi. Bangkit dari zona nyaman kalian. Apa yang kalin tanam itulah hasil kalian di masa depan. Jangan lupakan masa belajar kalian. Manfaatkan seluas mungkin. Jangan ada batas

Pesan untuk dosen2ku. Mohon maaf aku membuat postingan ini. Bukan apa2. Aku jg nggak bisa membobol web p3m. Sebenernya mau bikin postingan di web utama stkipjb.ac.id tapi kata temenku jangan. Ruang lingkupnya terlalu luas. Oke balik ke topik utama. Mohon maaf bapak/ibu dosen. Aku hanya minta satu hal kepada bapak dan ibu2 dosen agar “bersabar dalam membimbing mahasiswa maupun mahasiswi, tidak semua mahasiswa maupun mahasiswi itu bisa, ada yang sebagian bisa ada yg sebagian kurang bisa. Hanya saja menurutku kurang mateng istilahnya dalam membimbing. Ada beberapa mahasiswa yang aku lihat mereka kurang bisa, dan mereka kadang mendapat nilai yang kurang bagus. Setelah itu mereka pasti mengulang matanluliah tersebut pastinya. Ada beberapa temenku yang pernah bilang disindir sama dosen karena mereka kurang bisa, sehingga mental mahasiswa/mahasiswi tersebut menjadi down, menjadi tidak semangat belajar, dll. Aku sebagai teman jg kadang merasa prihatin dengan hal tersebut, mereka mati2an mendapatkan uang untuk bayar perkuliahan hanya untuk mendapat sesuatu yang mereka inginkan. Bukan aku sok pintar atau apa, hanya saja sebagai teman saya hanya bisa memberi solusi kepada mereka. Menurutku nilai itu tidak penting, yang penting adalah proses. Mencari pengalaman sebanyak2kan. Karena guru yang baik adalah pengalaman. Pesanku itu aja sih, mungkin diperbaiki lagi sistem belajar dalam perkuliahan agar membentuk mahasiswa/mahasiswi yang berkualitas. Tak ada produk berkualitas tanpa mutu dan pengawasan yang jelas. Mengikuti zaman dan berinovasi itu perlu agar membentuk mahasiswa/mahasiswi yang cerdas.”

Banggalah dengan seberapa jauh kamu berjuang. Percayalah pada seberapa jauh kamu bisa melangkah. Tapi jangan lupa untuk menikmati perjalanannya.

SELAMAT KEPADA WISUDAWAN DAN WISUDAWATI 2020. AKU AKAN MENYUSUL KALIAN NANTI

Note : mohon maaf telah membobol web ini dikarenakan banyak hal yang ingin aku katakan. Terimakasih jg kepada temanku D…. yang telah membantuku membobol web ini sehingga aku bisa mengatakan unek2ku yang mengganjal di hati ini 😊

1 Response

Leave a Reply